Lewati ke konten
Logo PPTSB PPTSB

Departemen Perempuan dan Anak PPTSB Gelar Seminar Edukasi Bahaya Kecanduan Gawai pada Anak

· Kegiatan Perempuan dan Anak

Seminar Edukasi Bahaya Kecanduan Gawai pada Anak
MEDAN — Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesehatan mental anak di era digital, Departemen Perempuan dan Anak Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) menginisiasi Seminar “Mengenali, Menghindari, dan Mengatasi Kecanduan Gawai pada Anak” yang diselenggarakan pada Sabtu (2/3/2024).
Kegiatan edukatif ini terlaksana berkat kolaborasi dan kemitraan strategis antara PPTSB, Busur Emas Foundation, serta GPIB Maduma Medan.
Seminar yang berlangsung secara tatap muka (offline) ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari para orang tua, pengasuh, dan pimpinan jemaat. Selain memberikan pemahaman praktis mengenai dampak penggunaan gawai berlebihan pada anak, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun relasi dan sinergi berkelanjutan antara PPTSB dengan Busur Emas Foundation dalam program-program perlindungan anak ke depan.
Tingkatkan Kesadaran Orang Tua di Era Digital
Dalam seminar ini, para peserta dibekali wawasan mengenai tanda-tanda awal (early warning signs) anak yang mulai mengalami ketergantungan gawai, langkah-langkah preventif dalam membatasi waktu layar (screen time), serta strategi komunikasi efektif antara orang tua dan anak untuk mengatasi kecanduan media digital.
Mewakili Pengurus Pusat PPTSB, hadir langsung Ketua II PPTSB, Aldon Sinaga, yang memberikan dukungan penuh atas inisiatif program-program pembinaan keluarga dan anak. Sementara itu, dari Departemen Perempuan dan Anak PPTSB, acara dihadiri langsung oleh Ketua Departemen, Ibu Linda Napitupulu (Ibu Ketua Pembina).
Dalam sambutannya, perwakilan PPTSB menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendampingi anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pengawasan yang bijak serta penyediaan aktivitas alternatif yang positif di lingkungan keluarga dan gereja menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak negatif penggunaan gawai.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, PPTSB berharap para peserta dapat menerapkan pola pengasuhan digital (digital parenting) yang sehat di rumah masing-masing demi mewujudkan generasi muda yang sehat, kreatif, dan berkarakter.

Bagikan berita ini