Lewati ke konten
Logo PPTSB PPTSB

PWBI dan PPTSB Resmikan Rumah Bibit Tanaman Endemik di Samosir melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kemdiktisaintek

· Kegiatan Lingkungan Hidup

Penyerahan Secara Simbolis Rumah Bibit Tanaman Endemik
SAMOSIR, SUMUT — Langkah nyata pemulihan ekosistem dan penyediaan bibit berkualitas di kawasan Kaldera Toba terus diperkuat secara berkelanjutan. Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (PWBI) bekerja sama dengan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) menyelenggarakan acara Peresmian dan Serah Terima Rumah Bibit (Nursery) serta Distribusi Bibit Tanaman Endemik di Dusun Batujagar, Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, pada Jumat (18/9/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang dibiayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program dilaksanakan dalam skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat pada ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Tim pelaksana program diketuai oleh Amelira H. Nasution, SP., M.Si. (Dosen sekaligus Ketua Program Studi Agribisnis Hortikultura PWBI) dengan anggota tim Dr. Aldon MHP Sinaga, S.P., M.MA. dan Ferawati, SE., Ak., M.Si., CA. Kegiatan ini menjadi pijakan penting dalam membangun sistem konservasi dan reboisasi partisipatif berbasis masyarakat adat.
 
Edukasi Sejarah dan Tantangan Danau Toba bagi Generasi Penerus
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pelatihan dan edukasi lingkungan yang diikuti oleh 18 siswa Sekolah Dasar (SD). Para siswa diperkenalkan pada sejarah terbentuknya Danau Toba, tantangan besar kelestarian ekosistem di masa mendatang, serta pentingnya aksi nyata penghijauan sejak dini.
"Edukasi sejak dini kepada para siswa sekolah dasar ini sangat krusial. Kita ingin menanamkan rasa memiliki dan kepedulian ekologis kepada generasi penerus, sehingga mereka memahami bahwa menjaga kelestarian Danau Toba adalah investasi masa depan mereka sendiri," ujar Ketua Tim Pelaksana, Amelira H. Nasution, SP., M.Si.
Selanjutnya, sebanyak 19 petani pelaku penghijauan asal Desa Pardomuan Nauli mengikuti sesi penguatan teknis bersama pemateri Dr. Aldon Sinaga, MMA. (Dosen Agribisnis Hortikultura PWBI) yang memberikan pembekalan terkait pemeliharaan bibit dan keberlanjutan fungsi nursery.

 Peresmian dan Serah Terima Rumah Bibit Batujagar
Setelah selesai dibangun, Rumah Bibit Batujagar resmi dibuka dan diperkenalkan kepada masyarakat adat marga Sinaga sebagai fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Selain menampilkan hasil-hasil perbanyakan tanaman endemik yang telah berhasil dilakukan, kegiatan ini menjadi wahana komunikasi dalam menetapkan titik-titik lokasi pendistribusian bibit di lapangan.
Prosesi serah terima rumah bibit dilakukan secara simbolis dari tim pelaksana PWBI kepada Pengurus Pusat PPTSB yang diterima langsung oleh Ketua Umum PPTSB, Ir. Edison Sinaga. Turut hadir mendampingi, jajaran Pengurus Pusat PPTSB di antaranya Sekretaris Jenderal PPTSB Eduard Sinaga dan Bendahara Umum PPTSB Sadar Sinaga.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PPTSB, Ir. Edison Sinaga, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan PPTSB sebagai lembaga masyarakat.
"Rumah bibit ini adalah wujud kepedulian nyata bagi tanah leluhur kita. Kami mengharapkan peran aktif seluruh petani untuk meneruskan pengembangan pembibitan ini, sehingga dapat menjadi kegiatan mandiri yang memberi manfaat berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Desa Pardomuan Nauli," tegas Ir. Edison Sinaga.
Pengurus Pusat PPTSB kemudian menyerahkan pengelolaan operasional rumah bibit tersebut kepada Bapak Edison Situmorang selaku Penanggung Jawab Rumah Bibit Batujagar.

 Penyerahan Simbolis dan Distribusi Tahap Pertama
Puncak acara ditandai dengan serah terima dan distribusi simbolis bibit tanaman endemik yang telah cukup umur dan siap tanam kepada para anggota kelompok tani penghijauan.
Pendistribusian bibit tahap pertama ini ditujukan untuk penanaman langsung di 3 (tiga) lokasi lahan masyarakat adat marga Sinaga di Dusun Batujagar, Desa Pardomuan Nauli. Melalui sinergi antara akademisi PWBI, dukungan Kemdiktisaintek, dan masyarakat adat PPTSB, keberadaan rumah bibit ini diharapkan menjadi sarana mandiri yang terus memproduksi bibit unggul demi menjamin keberhasilan restorasi lahan kritis di Kabupaten Samosir.

Bagikan berita ini